Senin, Mei 3, 2021

Geruduk Kantor Gubernur Sulsel, Germak Protes Tender Pembangunan Rusun Dalmas Polda

Makassar, Eksplor – Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (GERMAK) Indonesia bersama Lembaga Pemantau Pembangunan Sulawesi Selatan (LPPSS) berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulsel di Jalan Urip Sumuharjo Makassar, Senin (12/04/2021), untuk menyoroti dugaan persekongkolan tender pembangunan rumah susun personel Dalmas Polda Sulawesi Selatan.

Massa aksi yang juga membakar ban bekas, ini dilakukan karena adanya dugaan permainan pengaturan tender dalam sejumlah proyek di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Salah satunya yang mereka soroti terkait dengan proyek pembangunan rumah susun personel Dalmas Polda Sulawesi Selatan dengan nilai HPS Senilai 45 Miliar Rupiah. Panitia lelang proyek tersebut adalah Biro Perlengkapan, pengadaan barang dan jasa.

Dalam unjuk rasa yang dipimpin oleh Ashari Setiawan, Biro Perlengkapan, pengadaan barang dan jasa pemprov Sulsel melakukan pengaturan untuk menangkan kontraktor tertentu dalam proyek tersebut.

Pasalnya sejumlah Perusahaan atau rekanan yang melakukan penawaran terendah digugurkan, panitia lelang justru memilih memenangkan kontraktor dengan nilai penawaran tertinggi.

Berdasarkan data yang dihimpun dari LPSE Pemprov Sulsel, dalam upaya penyelamatan uang negara, seharusnya panitia lelang pemprov Sulsel menggunakan skala prioritas, dengan mempertimbangkan jumlah uang negara yang bisa dihemat dari proyek tersebut.

Karena dari pagu Rp45 Milyar ada yang membuang angka penawaran di mana rangking pertama sampai Rp9 Miliar, Rangking kedua membuang Rp7 Miliar Rangking ketiga membuang Rp5 Milyar. Justru panitia memilih memenangkan yang hanya membuang Rp100 juta dari angka Rp45 Miliar tersebut.

Menurut Ashari dalam orasinya adanya dugaan permainan tersebut pemprov Sulsel dinilai belum kapok meski gubernur non aktif saat ini masih terbelit dugaan korupsi yang saat ini ditangani KPK.

“Kami duga adanya manipulasi dalam proses tender yang tidak sesuai dengan prosedur dan kami menduga ada penyalahgunaan kewemenangan dalam memenangkan salah satu peserta tender,” tutup Ashari.

Eksplor Video

Follow Us

443FansSuka
1,743PengikutMengikuti
2PengikutMengikuti

Terkini

Pemprov Sulsel Ambil Alih Pengelolaan Bandara Sorowako

Jakarta, Eksplor - Bandara Sorowako Resmi diserahkan emiten tambang nikel PT Vale Indonesia Tbk kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Jakarta...

Geruduk Kantor Gubernur Sulsel, Germak Protes Tender Pembangunan Rusun Dalmas Polda

Makassar, Eksplor - Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (GERMAK) Indonesia bersama Lembaga Pemantau Pembangunan Sulawesi Selatan (LPPSS) berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur...

Jelang Ramadhan, Komunitas Gowes RCC Tali Asih ke Panti Asuhan

Makassar, Eksplor - Jelang memasuki bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah, Komunitas Sepeda Rudal Cycling Community (RCC) melakukan aksi sosial berbagi kebahagian dengan...

Anggota MPR Supriansa Sosialisasi 4 Pilar di Wajo

Wajo, Eksplor - Anggota MPR RI Supriansa melakukan sosialisasi Empat Pilar (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) di Kecamatan Tempe, Kab. Wajo,...

Pertamina Sumbang Ribuan Masker untuk Program Makassar Recover

Makassar, Eksplor - Pertamina terus berupaya secara konsisten dalam membantu mengurangi dampak penularan COVID-19. Pada Rabu (7/4), Pertamina Regional Sulawesi bersinergi bersama...