Kawasan Tanah Kapling Tahfidz Land Maros Dilaporkan Serobot Tanah Warga

-

Makassar, Eksplor – PT Panrita Syariah Land yang mengelola kawasan tanah kapling Tahfidz Land Maros dilaporkan telah menyerobot lahan di Desa Tokka, Kec. Mandai, Kab. Maros, milik warga bernama Jusmin Dawi.

Pengembang property yang berkantor di BTP Blok AE 899 Kota Makassar bermasalah karena lahan yang dibebaskan untuk mengelola kawasan tersebut sebelumnya telah dibebaskan/dibeli oleh  Jusmin Dawi.

Menurut Rahmat Kurniawan SH, kuasa hukum dari keluarga Jusmin Dawi terdapat 13.2 Ha yang terdiri dari 8 sertifikat pada lokasi tersebut merupakan lahan milik kliennya yang dibeli pada tahun 2009.

“Ada pihak tertentu yang mengambil keuntungan ganda, yang berperan selaku pengurus pembebasan dalam kasus jual beli lahan tersebut,” ungkap Rahmat.

Rahmat menambahkan, pihak yang dimaksud telah menerima uang penjualan lahan dan mengurus AJB dari para pemilik lahan kepada kliennya pada tahun 2009, sementara anaknya melakukan pengurusan penjualan serta menerima pembayaran dari pihak pengembang property yang membangun Tahfidz Land.

“Kami akan melakukan upaya hukum dengan menggugat di Pengadilan Megeri Maros serta melakukan pelaporan pidana dalam waktu dekat, sebab 13.2Ha tanah pada lokasi tersebut merupakan hak klien
kami yang telah dibeli pada tahun 2009. Ini harus dituntut, tidak akan berkah sebuah bisnis yang merampas hak orang lain,” tambah Rahmat.

Terkait kasus ini, Rahmat berharap pada warga Sulsel, khususnya di Makassar, Maros dan sekitarnya diharapkan berhati-hati dalam menginvenstasikan keuangannya agar lebih cermat agar tidak mendapat permasalahan di kemudian hari.

Populer

spot_img