Tergiur, Tukang Galon di Pinrang Bunuh ibu dan Anak Usai Malawan saat Hendak Diperkosa

-

Pinrang, Eksplor – Nahas, nasib ibu dan anak, Sri Irmawati (32) dan anaknya berumur 10 tahun ditemukan tewas ditempat kosnya di Jalan Kijang Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Minggu (27/6/21).

Keduanya tewas di kamar kos dengan kondisi bersimbah darah, kuat dugaan mereka adalah korban pembunuhan. Di lokasi kejadian, ditemukan tiga pisau dapur dan satu gunting yang diduga digunakan pelaku untuk membunuh korban. Korban pun mendapat beberapa luka tajam dari pelaku.

“Korban Sri Irmawati mengalami luka tusukan pada bagian pinggang Kanan dan punggung belakang serta luka bekas cakaran di leher, sementara korban Adri mengalami luka tusukan pada bagian leher sebelah kanan,” kata Kasat Reskrim Polres Pinrang Iptu Deki Marizaldi, Minggu (27/6/21)

Deki mengatakan Pelaku pembunuhan keji itu diketahui berinisial AS, 19 tahun yang berprofesi sebagai tukang galon, pelaku tega melancarkan aksinya karena muncul niatan untuk memperkosa korban. Ia tergiur dengan penampilan korban yang mengenakan busana seksi saat dirinya mengantar galon.

“Awalnya, pelaku masuk kamar kos korban untuk mengantarkan pesanan air galon. Saat melihat korban, timbul niat pelaku untuk memperkosa. Pelaku langsung memegang tangan dan mendorong korban hingga terjatuh di tempat tidur. Korban pun berusaha melawan pelaku”. Ujar Iptu Deki

Lalu AS kemudian mengambil pisau dan menusuk korban sebanyak dua kali. Setelah itu, AS masih berniat memperkosa korban. Saat akan melancarkan aksi bejatnya, anak korban keluar dari toilet. AS segera berbalik dan memukul perutnya. Setelah itu, pelaku kembali mengambil pisau dan menusuk akan korban sebanyak dua kali. Kemudian AS kabur dari lokasi.

Sebelum kabur, AS sempat mengunci kamar kos korban dari luar. Kunci tersebut kemudian dibuangnya. (*)

Populer

spot_img